7 Makanan Balita Yang Sehat Untuk Perkembangan Si Kecil

Written by Wdiy on February 9, 2021 in Tips agar anak mau makan with no comments.

Karena ini mungkin akan menjadi referensi sayur dan buah anak yang bisa diingat hingga ia dewasa. Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya menjadi anak yang sehat dan cerdas. Guna mewujudkan hal tersebut, hendaknya para orang tua menyadari bahwa kebutuhan gizi anak perlu dipenuhi sejak janin tumbuh dan berkembang di dalam kandungan. MPASI yang diberikan harus sudah mulai meningkat quantity, frekuensi, serta konsistensinya.

Sebagai ibu, Anda tentu menginginkan yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Bahkan banyak ibu yang rela menghabiskan uangnya untuk membeli aneka makanan bervitamin tinggi supaya anak bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Agar pertumbuhan otak anak jadi lebih maksimal, bahan makanan yang dibeli tidak boleh sembarangan pilih. Telur merupakan salah satu protein hewani yang kaya akan asam amino esensial yang dibutuhkan si Kecil untuk menunjang pertumbuhannya. Menurut dia, konsumsi minuman dengan kadar gula sangat tinggi seperti SKM ini merupakan indikator asupan makanan yang buruk, karena merupakan konsumsi yang tinggi kalori.

Buah kaya nutrisi ini bisa diberikan pada bayi berusia 6 bulan ke atas. Moms perlu mengetahui bahwa anak membutuhkan makanan sehat untuk tubuhnya. Dilansir dari Family Doctor, mengonsumsi makanan sehat bisa mencegah tubuh Si Kecil terkena penyakit kronis. Itu artinya Si Kecil bisa merasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Nah, coba berikan telur dan sayuran sebagai kombinasi makanan sehat untuk anak ya, Moms.

Namun bila si kecil terlihat tidak selera, bisa digantikan dengan makanan mengandung susu, seperti keju dan yoghurt agar nutrisi balita tetap terjaga. Akan tetapi, menu makan ini tidak dianjurkan untuk diberikan pada anak usia kurang dari dua tahun. Dikutip dari Kids Health, usia 1-2 tahun adalah masa transisi anak untuk belajar mengenal makanan dengan rasa dan tekstur baru. Makanan ini juga bisa diolah sebagai camilan menyehatkan yang lezat. Dikutip dari laman resmi GKIA Banyak penelitian yang menemukan hubungan yang positif antara konsumsi minuman berpemanis dengan kenaikan berat badan pada anak-anak dan orang dewasa .

Makanan pendamping ASI merupakan makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga yang mengandung zat gizi, diberikan pada anak berumur 6–24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI. Peranan makanan tambahan sama sekali bukan untuk menggantikan ASI, melainkan untuk melengkapi ASI. Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi/anak. Pada usia 7 bulan, Anda sudah bisa memberikan oatmeal kepada Si Kecil. Oatmeal merupakan sumber karbohidrat dan kaya akan serat fitokemikal, vitamin, mineral, protein yang baik untuk kesehatan. Kandungan serat di dalamnya dapat mencegah sembelit yang mungkin menyerang Si Kecil.

Jika tidak ingin memberi sayuran mentah, Bunda dapat mengolahnya dengan cara dikukus atau dipanggang terlebih dahulu asalkan jangan digoreng. Setidaknya, sebanyak 5 dari total porsi buah sayur anak harus ia dapatkan setiap harinya. Jika kandungan lemak pada bayi terlalu tinggi, maka kandungan karbohidrat dan protein menjadi tidak seimbang.

Pemberian makanan pendamping harus memperhatikan sinyal rasa lapar dan kenyang seorang anak. Frekuensi makan dan metode pemberian makanan harus dapat mendorong anak untuk mengonsumsi makanan secara aktif dalam jumlah yang cukup. Pemberian makanan bisa menggunakan tangan, sendok, atau makan sendiri . ASI juga merupakan aspek penting untuk perkembangan sensorik dan kognitif bayi. Selain itu, ASI mengandung lactoferin dan IgA yang memberi kekebalan tubuh anak dari infeksi bakteri dan virus. Sayuran yang satu ini mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Makanan yang baik bagi anak balita

Agar bayi dan anak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal, orang tua harus memperhatikan ASI dan makanan yang dikonsumsinya. ASI merupakan satu-satunya makanan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi usia 0-6 bulan. Namun dengan bertambahnya usia bayi dan tumbuh kembang, bayi memerlukan energi dan zat-zat gizi yang melebihi jumlah ASI. Bayi harus mendapat makanan tambahan/ pendamping ASI atau yang biasa disebut dengan MPASI. Wortel terkenal kaya akan vitamin A, tetapi masih banyak kandungan nutrisi lain pada wortel yang penting untuk perkembangan anak. Di antaranya, serat yang baik untuk pencernaan dan mencegah sembelit, luteolin yang dapat meningkatkan memori dan mencegah peradangan otak, serta vitamin K untuk memperkuat tulang dan gigi.

Protein dan nutrisi lain dalam telur dapat membantu anak-anak berkonsentrasi sehingga membantu kecerdasan otak anak. Cara penyajian dan memasak telur sangat sederhana serta mudah dilakukan oleh ibu. Bukan hanya protein, pada daging merah juga terdapat zat besi dan bagus juga untuk mengatasi sel darah merah. Susu formula soya yang dikonsumsi secukupnya merupakan alternatif yang baik untuk anak di atas umur satu tahun.

Comments are closed.